43. Orang Itu Adalah...

1669 Kata

Wajah Ibu menegang dan membuatku merasa bersalah karena seperti sedang menghakiminya. Dia kemudian menarik napas panjang dan menatap wajahku. "Apa saja yang kau ketahui tentang penyihir putih?" tanyanya. Aku bercerita semua hal yang kudengar dari Caliste dan Longdon, juga tentang penyihir hitam yang selalu mengincar penyihir putih. Ibu mendengarkan ceritaku dalam diam dan saat aku mengakhiri ceritaku, dia menyentuh lenganku dan menatap mataku dalam-dalam. "Apakah benar jika aku adalah keturunan penyihir putih, Ibu?" tanyaku. "Iya benar, Ilona. Kakekmu adalah kepala klan penyihir putih," sahut Ibu sambil menerawang. "Maafkan Ibu yang tidak menceritakan padamu sejak awal. Semua ini Ibu lakukan karena tidak ingin kenyataan kita sebagai penyihir putih malah akan membahayakanmu. Karena Ibu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN