Rencana Rendi

1366 Kata

"Hah? Serius? Harus banget kek begitu?" tanya Rafael menatap Rendi dengan tatapan kaget saat mendengar ide rencana yang Rendi buat untuk dirinya. Ia kini tengah berada di Trisoft Group, lebih tepatnya di ruangan Rendi. "Ya iyalah, mau dia jujur sama perasaannya enggak hm?" "Ya mau lah," jawab Rafael. "Ya udah ... dengerin apa kata gue. Gua jamin ini pasti berhasil," ucap Rendi lagi. "Enggak ah, gak mau! Lah kalo dia makin marah gimana?" "Ya justru bagus Rafael! Itu artinya dia masih ada rasa sama elu!" ucap Rendi. "Pokoknya enggak! Gua gak mau! Gua takut!" ucap Rendi. "Sekarang aja dia udah marah Rendi! Kalau kayak begitu, ya ada dia malah makin benci sama gua!" ucap Rafael. "Haelah, Raf. Elu laki bukan sih? Laki juga kudu punya harga diri! Kemarin kan elu yang marah sama dia, ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN