Ckiit Rendi memarkirkan mobilnya di area parkir taman yang di jadikan acara pesta. Mereka keluar dari mobil lalu setelahnya berjalan untuk masuk. "Ini gak salah?" tanya Rafael saat ia dan Rendi sudah berdiri di depan gapura yang di dekorasi oleh bunga-bunga imitasi. "Bikin acara kok gak modal banget! Sewa hotel kek, gedung atau apa gitu. Lah ini? Di taman! Turun hujan, abis udah ini!" "Ssttt!" Rendi langsung menutup mulut Rafael dengan jari telunjuknya. "Jangan berisik! Kalau yang punya acara denger, ntar kita bisa kena masalah!" ucap Rendi. "Lagian ini oke tau! Gua juga kalau nikah atau bikin acara, maunya outdoor begini," ucap Rendi melepas jari telunjuk yang tadi berada di atas bibir Rafael. "Dih! Emang ada betina yang mau sama elu?" tanya Rafael. Namun, sebelum Rendi menjawab uca

