“Aaakh,” lenguh Raymond saat mengalami pelepasan malam ini. Dia tarik tubuhnya perlahan dari tubuh Bianca. Lalu rebah di samping Bianca. “Kamu nggak menginginkannya, Bi?” tanya Raymond. “Nggak,” “Kenapa akhir-akhir ini kamu nggak b*******h?” “Mungkin usiaku, Ray,” Raymond memejamkan matanya dengan perasaan tak menentu. Dia sama sekali tidak menyukai Bianca yang terus-terusan menyinggung usia dalam hubungannya akhir-akhir ini. Sudah hampir dua minggu ini Bianca menunjukkan keengganan berhubungan. Di dua hari terakhir, Bianca semakin terlihat kusut dan malas berhias. “Boleh aku bicara sesuatu, Ray?” tanya Bianca pelan. Raymond diam sejenak. “Memang selama ini aku nggak memperbolehkanmu bicara?” balasnya malas-malasan. Bianca memiringkan posisi rebahnya menghadap Raymond. Dia raba-ra

