Bahagia Haikal

1055 Kata

“Papi nggak nakal. Tapi usil,” jawab Haikal dengan senyum terkulum. Ingin rasanya mengungkapkan kisah Raymond kepada Irish dan Sefarina, tapi ah, tidak mungkin. Mereka masih sangat kecil dan pastinya belum mengerti apa-apa. “Hahaha ... kayak Luca deh. Suka usil, A,” celetuk Sefarina. “Really?” “Iya. Suka drama. Kecil-kecil suka nangis boongan gitu. Bilang atiit, Miii. Atiiit ... Teh Farin ubiiiit Luca. Atiiit ... padahal Farin nggak ngapa-ngapain.” Haikal tertawa terpingkal-pingkal mendengar cerita Sefarina mengenai ulah Luca, adiknya. Ini dia generasi Raymond, pandai membuat skenario, gumamnya dalam hati. Dia mengingat kembali pengakuan dari Bethany yang menjadi pacar pura-pura Raymond untuk menutupi hubungan cinta Raymond dengan mamanya. Sungguh kejadian yang tidak bisa dia lupakan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN