Murka Anita

1345 Kata

Carla gelagapan. "Beth siapa, Pak?" tanyanya yang tampak berusaha tenang. Dwayne tersenyum menyeringai. "Bukan siapa-siapa," decak Dwayne sambil memainkan jari-jarinya di atas meja kerja Raymond. Carla seketika merasa tidak nyaman. Dwayne pun mengerti sikap Carla yang seakan menutup-nutupi sesuatu. "Oh iya. Saya lupa mengucapkan selamat atas jabatan baru kamu di perusahaan ini," ucap Dwayne. Carla mendengus kasar. Entah kenapa dia tidak menyukai gelagat Dwayne. Mata genit Dwayne tajam seakan ingin menguasai tubuhnya bulat-bulat. "Besok pengesahannya. Di depan sang pemilik saham utama. Wow. Saya cemburu dengan keberuntungan kamu. Baru beberapa bulan menggantikan saya, sudah mendapat posisi tinggi." Carla yang menahan kesal bangkit dari duduknya. Namun ada beberapa staff yang menda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN