""Minggir minggir, Abang mau masuk." Tanpa permisi Pras menerobos masuk ke dalam kamar Prisma. "Dasar Bucin," Prisma menggerutu. "Bang, cepetan. Aku teriak loh kalau Abang gak cepat keluar, biar diomelin sama Papa, Mama." Ancam Prisma sambil cekikikan. Di dalam kamar Pras asyik mengelus pipi halus dan lembut milik Kinar, Kinar sendiri masih betah akting pura pura tidur. Pras sendiri sama sekali tidak menghiraukan teriakan adiknya. "Bang, cepet keluar." Prisma sudah kesal menunggu Pras yang tak kunjung keluar. "Abang boleh ikut tidur disini gak?" Ucap Pras sambil menaik turunkan alisnya. Tidak hanya Prisma, Kinar yang mendengarnya langsung membolakan mata dan langsung menegakkan tubuhnya ke posisi duduk. "Bee, jangan aneh aneh deh. Cepat balik ke kamar gih." Omel Kinar. "Kamu belum

