115. Mau Punya Adik

1101 Kata

"Mau, Bunda. Ata mau punya adek bayi. Mau dua kayak Teh Mira," angguk Permata dengan antusias. Binar terkekeh. "Minta adik udah kayak Minta permen." "Mana, Bunda? Katanya Bunda mau kasih Ata adik." "Nanti, Sayang." "Nanti kapan?" "Nanti kalau udah keluar dari perut bunda. Sekarang adik bayinya masih di perut bunda. Tapi gak boleh tanya kenapa ada di perut bunda. Oke?" "Kenapa nggak boleh tanya?" "Karena Bunda bingung harus jawab apa." "Kenapa bingung?" "Karena Ata banyak tanya.'' "Kalau Ata nggak banyak tanya, bunda gak bingung?" "Enggak." "Terus kenapa dedek bayinya ada di perut Bunda?" Binar menepuk kening. "Kan bunda udah bilang, jangan tanya itu." "Tapi Ata mau tanya." Binar diam sesaat. "Dedek bayinya masih kecil, jadi nginep dulu di perut Bunda. Nanti keluar Kalau udah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN