BAB 29

1001 Kata

-Jika menghapus perasaan sama dengan menghapus tinta di papan tulis maka perasaan aku ini seperti ditulis dengan tinta spidol permanen tetap saja tidak pernah bisa dihapus- Seminggu Kemudian … Yuda terpaku ketika sosok perempuan yang pernah menghiasi hatinya beberapa tahun, merasa kehilangan atas kepergian perempuan itu kini berdiri di depannya. Masih sama dengan bibir kecil mata bulat hitam tersenyum ke arahnya. "Yu, aku nggak boong. Aku Angel, Yu, aku minta maaf baru bisa ketemu kamu. Aku kangen kamu, Yu." Angel memegang tangan Yuda. "Kamu nggak kangen aku?" Yuda tersentak, jauh di lubuk hati dia begitu rindu pada Angel bahkan bertahun rasa itu bersarang di hatinya. Tapi entah kenapa sekarang terasa berbeda. Kehangatan saat tangan mereka bersentuhan tidak sama seperti dulu lagi. Keben

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN