Satu jam yang lalu... “Uwaah... Sh*t! Itu orang di mana coba?” gumam Hilda. Saat ini dia berada di taman belakang kediaman Duke Taran. Menurut intuisi yang dia dapat dari sihirnya, seharusnya orang yang dia cari ada di sini. Namun, sedati tadi dia tidak melihat batang hidungnya. Padahal mana-nya sudah hampir habis. Karena kelelahan, Hilda pun memutuskan untuk duduk berteduh di bawah salah satu pohon. Diambilnya botol air minum kecil dari saku celemeknya, kemudian dia minum sampai habis. Entah apa jadinya kalau dia tidak membawa botol air minum. Setidaknya saat ini dahaganya bisa terpuaskan. Lantas, bagaimana dengan MP alias magic power alias mana-nya? “Nona sepertinya kelelahan, apa ada yang bisa saya bantu?” Tiba-tiba di depannya seorang pria berdiri dengan setelan tuxedo hitam menya

