Chapter 21 Sampai Kapan?

2014 Kata

Kali ini bagi Selin, Satria sudah keterlaluan. Jadi ia mendiamkan lelaki itu sampai 17 Agustus tiba. Satria juga nampaknya kesal. Lelaki itu juga tidak ada usaha sedikit pun untuk bicara dengan Selin. Perang dingin yang sempurna. Selin, Oliv, dan Ben sedang memberi dukungan kepada Deni dan Yusuf yang bermain tenis meja. Baru kemudian mereka pergi ke arena lomba balap kaki tiga. Selin dan Oliv yang bermain. Ben tidak ikut lomba apapun di sesi pagi ini. Lomba di sesi pagi antara lain tenis meja, balap kaki tiga, lari, dan balap karung pakai helm. Satria ikut lomba lari sementara Sekar, Dito, Okta, dan Andin ikut balap karung. Ben memilih mengikuti Selin saja. “Aduh, Lin. Sumpah ini perut gue mendadak mules. Sumpah.” Mereka sudah bersiap di arena. Akan tetapi Oliv sepertinya mendadak saki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN