Chapter 18 Cantik

1854 Kata

Pagi ini Selin berangkat dengan perasaan yang lebih lega. Semalam ia dan Satria sudah sepakat untuk bersikap biasa saja selama tiga bulan kedepan. Semoga saja wacana itu berhasil. Selin hanya butuh ketenangan menjalani hidup saat ini. Setidaknya sampai tiba waktu ia mengerjakan misi yang menantang. Tiga bulan sangat cukup untuk bersantai sambil diam-diam mengintai. Meski Satria bilang Selin tidak usah melakukan apa pun dan hanya perlu menjalani semuanya dengan biasa. Bukan berarti Selin akan diam saja. Ia akan diam-diam mengamati orang sekitar. Ibaratnya mengumpulkan amunisi sebelum tenggat perang. “Pagi, Pak Mamat. Makin ganteng aja, Pak.” “Selamat pagi, Ibu Selin. Sumringah banget, Bu. Lagi bahagia banget kayaknya.” Selin pun hanya terkekeh. Sepertinya perasaan bahagianya membuat Seli

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN