Nada bicara dari temannya seketika menyadarkan Rafael memundurkan tubuhnya dan mata pemuda itu membulat saat melihat jika dirinya hampir menjatuhkan tubuhnya ke halaman dari balkon lantai dua kemudian Rafael menanyakan kenapa mereka bisa ada di sini karena rasanya tadi Rafael melihat tempat ini sebagai ruangan biasa saja. “Bagaimana bisa aku ada di sini? Bukankah tadi kita sedang berada di ruangan yang seperti kamar ya? Tadi tuh jelas-jelas aku melihat ada seseorang perempuan yang sedang memunggungi diriku, terus kenapa sekarang kita malah ada di sini? Apa yang sebenarnya terjadi di sini? Kok rasanya semua terlihat cukup membingungkan ya,” ujar Rafael bingung. Danuel yang merasa jika ada hal yang tidak beres dengan temannya langsung bergegas membawa Rafael ke ruangan dokter pribadinya ya

