Rafael yang mendengar ucapan dari teman baiknya membuat pemuda itu meluapkan amarah yang sejak tadi ia tahan sedangkan Danuel hanya bisa menenangkan Rafael walaupun pemuda itu tau apa yang ia lakukan tidak akan berpengaruh banyak dan rasa amarah yang dirasakan Rafael pasti tetap ia rasakan dalam hatinya. “Kalau sudah tau tidak paham dengan kesulitanku seharusnya kamu tidak usah membual seperti ini, Danuel! Omong kosongmu tidak akan merubah hal apapun di hidupku! Jadi berhentilah mengurusi masalahku yang kamu sendiri belum tentu sanggup seperti aku?! Urusi saja hidupmu yang sempurna itu dan enyahlah dari hadapanku karena kamu tak membantu apapun, Danuel!!” murka Rafael geram. “Aku tak masalah dengan semua ucapanmu ini hanya saja emosimu hanya memperkeruh keadaan jadi sebaiknya kamu tenang

