Ditengah-tengah suasana yang masih terasa kurang mengenakan tiba-tiba saja terdengar ponsel Lara yang berdering membuat gadis itu mengangkat telpon dengan malas sebab perasaannya memang sedang tak baik saat ini sementara penelpon yang ternyata adalah Rajan membuat pemuda itu sudah cukup mengenal Lara memahami jika ada sesuatu yang terjadi di antara Luruh dan Lara. “Halo, siapa ya? Kalau sekira kamu tidak ada urusan mendesak untuk menghubungi saya sebaiknya kamu tutup saja panggilan telepon ini sebab saya sedang tidak ingin di ganggu dan agak malas kalau harus berbasa-basi seperti ini! Jika kamu tidak menutup teleponnya maka saya akan akhiri panggilan telepon ini karena kamu tidak langsung menjelaskan alasanmu menelpon saya,” sahut Lara datar. “Loh? Kok nada bicara Lara terasa lain ya? Ak

