Suara-suara itu terus mengusik Lara hingga membuat tidurnya tak nyenyak dan ia langsung terbangun dengan perasaan yang gelisah, hancur dan sedih saat ucapan-ucapan tadi masih sangat jelas dalam pendengarannya sementara Lara tidak bisa berbuat apapun untuk membuat suara itu pergi. "Aku tau bahwa aku memang selalu membuat Rajan dan yang lainnya kesulitan karena diriku, tetapi siapa juga yang bisa menginginkan menjadi diriku? Kalau boleh meminta aku ingin hidup sehat dan membahagiakan orang-orang yang baik padaku sayangnya aku sadar jika aku tidak bisa berbuat apapun untuk siapapun juga," lirih Lara sendu. Hingga Lara hanya bisa menundukkan kepalanya sedih sebab bukan Lara yang tidak mau untuk seperti ini melainkan ia tak bisa meninggalkan Rajan dan berbagai perasaan berkecamuk di dalam hat

