"Semangat. Berjuang itu menyakitkan, tetapi percayalah ada kebahagiaan yang menjanjikan, kecuali kamu memilih berhenti di tengah jalan." Sore yang dinantikan pun tiba, bersiap dengan menyamar agar kedatangannya tidak ditolak cepat oleh orang yang sangat ingin diajak bicara. Penampilan Acha terlihat berubah total, berkat ide Bram tentunya. Tadi, sebelum berangkat menuju perumahan elite yang jauh dari kosan Acha, mereka segera membeli wig berwarna cokelat tua dan panjangnya sampai punggung. Tidak lupa sebuah masker hitam, kacamata hitam juga. Seragam yang digunakan juga seolah diturunkan dari sebuah perusahaan, terlihat formal. Jadi, Acha akan menyapa orang yang membuka pintu rumah Devid dan menyamar ingin bertanya-tanya soal kontrak panggung, setelah semua aman, Bram pun semakin menambah

