Mata Dellia tidak henti mengitari seluruh ruangan, Adam menatap tidak suka karena Dellia seperti tidak menganggapnya ada di sini. "Hati-hati," Adam menarik pinggang Dellia agar minggir karena tadi istrinya itu hampir menabrak Vas bunga besar. Adam menahan emosinya pada Vas bunga yang hampir saja mengenai tubuh kesayangannya. Tidak terbayang saat tubuh Dellia terjatuh dan menghamtam Vas yang pecah. Sekarang Adam menatap wajah Dellia yang sepertinya sedikit terkejut. "Mau acara seperti ini? Akan aku buatkan, tidak usah memandangi ke arah pesta yang tidak jelas ini." "Jangan marah," ucap Dellia, dengan mata yang menatap tepatnya di bola mata Adam, ia melihat wajahnya di sana. Aura marah Adam membuat Dellia tidak nyaman. "Tidak marah," tutur Adam yang mencium sekilas pipi Dellia. "Ya A

