31. Siasat Licik

1797 Kata

Putra mahkota telah meminta maaf pada ibunya. Ia mengakui kesalahan yang telah ia lakukan, sehingga putra mahkota akan menerima segala konsekuensi dari dewan istana. Ratu Alena sudah berjalan meninggalkan paviliun putra mahkota menuju balai dewan istana. Sedangkan putra mahkota Argan masih bersiap dan berbincang dengan Victor. “Yang mulia... Apa yang akan Anda lakukan?” Victor merasa iba pada putra mahkota. “Tenang saja... Aku mengakui jika perbuatanku melanggar peraturan sebagai putra mahkota yang dilarang keluar istana tanpa pengawalan dan tanpa stempel izin dari Rex Alexis Marlon. Namun yang harus diingat, ada pasal yang mengatur tentang peraturan darurat seorang putra mahkota diperbolehkan meninggalkan istana... Aku akan beradu argumen dengan perdana menteri Solon, doakan aku Victor

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN