27. Donkerwald

1577 Kata

Semburat jingga yang menghiasi langit biru, kini mulai berbaur kemerahan bersama langit petang. Kabut dingin mulai turun dari atas lereng bukit, membuat suasana semakin tampak magis. Namun putra mahkota Argan alias Gama masih berada di perbatasan hutan lotus dan desa Nebula. Ia tampak gelisah menatap langit yang sudah petang. Ia mengikat kuda Karan pada sebatang pohon yang berada di dekatnya. Udara dingin yang berkabut membuat suasana perbatasan hutan Lotus menjadi semakin sunyi. Putra mahkota berjalan mondar-mandir di antara petang dan rasa gelisahnya. Ia menyadari jika dirinya sudah terlambat untuk pulang ke istana. Ia juga menyadari seisi istana pasti akan sangat kacau dengan hilangnya putra mahkota dari istana. Putra mahkota merasa sangat dilema. Ia ingin sekali menemani Vega memasu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN