1 minggu telah berlalu dan sudah tidak ada lagi tanda'' munculnya amel atau pun liam , ataupun anak buah mereka.
Setelah nya mereka mulai kembali menjalani rutinitas seperti biasanya sebelum terjadinya penculikan leo .
Siang harinya , lea yg sdh selesai masak lalu memasukkannya ke dalam kotak makan , karna hr ini ia ingin makan bersama leo.
Setelah semuanya selesai , lea pun bersiap-siap untuk berangkat menuju kantor leo.
Kali ini , lea akan menyetir mobilnya sendiri. Setelah memasukan semua ke dalam mobil , lea pun berangkat menuju kantor leo.
Sesampainya disana , lea segera memasuki lift khusus para petinggi.
"Hai jer , apa kabar" sapa lea
"Baik le , wah udah berapa bulan kandungannya?"
"Masuk 3 bulan jer , oh ya leo ad?"
"Ad tuh di ruangannya"
"Oke deh gw ke sana dulu ya , bye "
Usai berbincang singkat dgn jerry , lea pun segera memasuki ruangan leo. Lea langsung membuka pintu ruangan leo dan...
"Kejutan" teriak lea
"Astaga hon , ku kira penjahat , baru aj aku mau panggil polisi" ucap leo sambil menunjukkan ponselnya yg sdh menekan nomor untuk menghubungi kepolisian
"Ih... jahat bgt , istrinya yg cantik gini dateng malah dikira penjahat"
"Haha , bercanda sayang . Oh ya kamu ngapain kesini?"
"Mau makan siang bareng kamu" ucap lea sambil menunjuk kotak makan yg dibawanya itu
"Wah... , ayo makan" ucap leo , lalu menutup laptopnya dan berjalan menuju lea
Lea pun berjalan duduk ke arah sofa dan mulai membuka kotak makan yg dibawanya itu
"Hr ini kamu masak ap yank?" Tanya leo
"Ad nasi uduk , ayam goreng , rendang dan juga kari "
"Wah mantap , ayo makan"
Lea Mengangguk . Selesai makan , lea pun segera pulang ke rmh.
"Kamu gak mau tunggu aku aj hon" ucap leo
"Gk ah , aku disini bosen . Lagian juga masih 3 jam kamu pulang kantor"
"Ya udh deh , tp kamu hati" di jalan ya , jgn ngebut pelan" saja nyetirnya , terus kalau udah sampe rmh kabarin aku"
"Iya suami posesif ku" ucap lea lalu meninggalkan ruangannya
Sesampainya di depan mobil , lea pun berhenti sebentar untuk mengambil kunci di dalam tas nya , tetapi tiba" ad seseorang yg mulai mendekati lea lalu dgn cepat org itu menutup mulut lea dgn sapu tgn.
Setelahnya lea pun pingsan dan dibawa masuk ke dlm mobil hitam. Sdh hampir 20 menit lea berada di dalam mobil ini.
Leo yg tiba" mempunyai firasat buruk lalu mencoba untuk menelpon lea
Tuut tuut tuut
Setelah dering ketiga , lea juga tidak mengangkat telp dr leo. Leo yg mulai khawatir lalu memanggil rico ke kantornya.
"Ada ap pak?" Tanya rico yg baru saja masuk ke dalam ruangan leo
"Cepat kamu cari keberadaan lea"
"Baik pak" ucap rico langsung meninggalkan ruangan leo
Lalu leo mulai mengecek kamera pengawas yg berada parkiran mobil kantornya itu. Setelah dilihat ternyata lea di culik oleh 2 org pria yg tidak dikenal.
Setelahnya leo segera mengambil beberapa peralatannya dan langsung turun menuju parkiran mobilnya itu untuk mengejar lea.
Sedangkan lea yg sdh sadar mulai melihat keluar jendela mobil dan mencoba untuk menghafal jalan yg dilewatinya itu.
30 menit kemudian akhirnya mereka sampai di sebuah rmh besar. Lea pun diseret masuk kedalam rumah itu dan setelah dibuka pintunya...
"Selamat datang sayang" ucap liam yg berada di depan pintu
Liam lalu mendekati lea dan menyentuh wajah lea.
"Ternyata sangat mudah ya untuk menculik mu yank , hahaha , Cepat bawa dia ke bawah tanah dan ikat dia" perintah liam
Saat berjalan menuju ruang bawah tanah , lea pun menatap sekeliling rmh itu sambil memikirkan bagaimana caranya kabur dr rmh itu.
Sesampainya di ruang bawah tanah , lea langsung disuruh duduk di lantai lalu diikat tangan dan juga kakinya. Sesudah mengikatnya , anak buah liam pun meninggalkan lea dan menguncinya di ruang bawah tanah itu.
"Cih , hanya diikat begitu saja "ucap lea yg ternyata sdh melepaskan ikatan tali td
"Skrg bagaimana caranya gw keluar dr sini" ucap lea sambil melihat sekeliling ruangan ini.
Selagi lea mencari cara untuk kabur , Tiba" ia mendengar suara langkah kaki menuju ke arah nya. Ia pun segera kembali ke posisi td.
"Haha , mudah sekali ternyata menangkap lu le"ucap amel
"Sialan , Ap mau lu hah?!"
"Tentu saja membunuh mu aeleasha sayang setelah itu aku akan merebut kembali cinta lama ku"
"Lu gk akan pernah bisa merebutnya dr gw mel , apakah lu lupa gw ini siapa hah?!"
"Ah , apakah lu juga lupa , kita satu organisasi sayang haha"
"Cih , dsr penghianat"
"Haha , penghianat kata lu , ngaca le , lu yg udh ngerebut cowok gw "
"Mana gw tau mel kalau cowok yg lu ceritakan itu leo , lu sendiri yg gak pernah kasih tau gw , skrg lu salahin gw , dsr gila"
"Haha , terserah lu mau bilang gw apa , yg penting skrg lu gak akan bisa kabur kemana" lg hahaha" ucap amel langsung meninggalkan lea begitu saja
Sesampainya di luar amel langsung menyuruh anak buahnya untuk memperketat keamanan , sehingga lea tdk bisa kabur dari tempat itu.
"Brian , tolong kamu perketat penjagaan dan jgn sampai dia kabur dari sini" perintah amel
"Baik nyonya"
Ternyata rumah itu telah dirancang khusus oleh amel , sehingga itu dapat mempersulit lea untuk kabur dr rmh tersebut.
Sedangkan di tempat lain , leo yg msh belum menemukan informasi dr Rico , tentang dmn keberadaan lea.
"Knp mereka msh blm menemukan keberadaan lea ya" ucap leo yg mulai frustasi
Leo pun kembali menelpon rico.
Tutt tutt tutt
"Apakah kau sudah menemukan keberadaan istri saya"
"Blm tuan "
"Cepat kau temukan istri saya atau kau kubunuh" ucap leo langsung menutup tlp sepihak
Di tempat lea skrg , Amel yg sdh keluar dr ruangan lea , segera mengambil beberapa senjata untuk membunuh lea.
"Mau ngapain lu dgn senjata" itu" tanya liam yg melihat amel mengambil senjata
"Gw ingin bunuh lea , emg nya knp"
"Lu sdh lupa dgn perjanjian kita hah?!" Ucap liam sambil mencegat amel
"Haha , gw gak lupa dgn perjanjian kita , tp dgn gagalnya rencana pertama , itu artinya perjanjian kita juga sdh batal"
"Tdk bisa begitu , bukan kah lu menculik lea untuk menarik leo kesini"
"Haha , tdk jd , lebih baik aku bunuh lea saja dan kembali kepada leo "
Amel yg sdh malas berdebat dgn liam pun meninggalkan liam dan membawa beberapa senjata menuju tempat lea dikurung.
Sedangkan di ruang bawah tanah , lea kembali berdiri dan mulai mencari alat untuk menjaga dirinya.
"Ah ini saja" ucap lea yg melihat ada sebuah tongkat kayu yg berada di pojok ruangan tersebut.
Tak berapa lama , ia mendengar ada suara langkah kaki yg mulai mendekat , lea pun segera bersiap-siap dan berdiri di belakang pintu.