Jarum jam menunjukkan pukul sepuluh malam, sudah hampir empat jam galang tidak ada kabar sejak kepergiannya dari rumah caca. Kalau tidak salah sempat teringat bahwa angle mengajak galang makan malam dirumahnya, 'apa galang pergi kerumah angle?' batin caca. Kini gadis cantik itu hanya duduk dibalkon kamarnya, ia hanya mengenakan baju tidurnya yang serba panjang sambil menatap kosong pemandangan malam dari atas komplek rumahnya. Angin yang bertiup tidak begitu kencang membuat tubuh caca merasakan dinginnya malam, ia amat merindukan kekasihnya galang. Kalau diingat-ingat, sebelum mengenal galang caca hanyalah wanita yang suka memainkan lelaki. Bahkan sebelum seperti itu ia enggan untuk berhubungan status dengan lelaki, semua itu karena masalalu nya yang buruk. Sampai akhirnya

