part 10

331 Kata

"langg hentikan!" Nafasku begitu memburu, begitu juga dengannya. Ini sungguh melelahkan sekaligus nikmat, kalau saja akal sehatku tidak bekerja bisa-bisa aku tidak perawan diusia dini. Galang memang gila, bisa-bisanya juga aku menikmati permainannya. Ia bersandar didadaku, aku mengelus punggungnya dan ia memelukku, menciumi tubuhku. "lelah baby?" tanyanya. "sangat, kau gila" jawabku. "karenamu" ucapnya. "aku?" tanyaku heran, galang mendongkakkan wajahnya, aku dapat melihatnya. Mata itu, tatapannya, aku sangat mencintainya tuhan. "kau tahu? Aku sudah sangat menahannya setiap melihatmu, aku memang bodoh bisa-bisanya berbuat begini. Maafkan aku baby" ia memelukku erat, dan aku membalasnya. "tak apa, aku bisa mengerti. Hanya saja aku tidak ingin sampai kau merusak keperawana

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN