Menjalani operasi

1039 Kata
karena sudah mendapatkan teguran Cindy pun kembali melanjutkan pekerjaannya sementara Lily pergi meninggalkan sini karena tidak mau mengganggu pekerjaan Cindy. Lily Pun melanjutkan perjalanan dengan mencari Ria dan juga Hendri. tak berselang lama Lily melihat pria yang sedang mengantarkan makanan dari sebuah kafe memahami dirinya dengan cepat lihat yang melihat lirik pun menghampiri dirinya dengan mengajak Lili ke tempat yang sepi dan dia bertanya kepada Lili Apa yang membuatnya ke sini. Lily pun menjawab jika dirinya nya tak ingin jika dia melakukan pekerjaan ini dia pun menjawab jika dirinya tak apa-apa dirinya ikhlas dengan bekerja seperti ini pasalnya dirinya juga membutuhkan uang untuk biaya operasi dari ayah Lily Jika dia diam uang untuk operasi tak akan cepat berkumpul Lili pun tertunduk dia bingung harus melakukan apa kuhargai yang begitu baik sama dia hingga mau menolongnya beberapa kali. karena takut mendapatkan teguran akhirnya dia pergi meninggalkan Lili. lili pun melihat punggung ria ia meneteskan air matanya. Lili pun pergi dari sana dan mulai mencari Hendri berharap kali ini Hendri mau mendengarkan Lily Lili pun tak sengaja ketemu Hendri yang sedang menyuruh pelanggannya untuk naik ketika Lily mau menghampiri Hendri, Lily tak keburu karena motor Hendri telah pergi meninggalkan Lily. Lili pun kembali ke rumah sakit Melisa Iya melihat lili kembali pun bertanya bagaimana apakah keluarga Ria mau mendengarkan dirinya. Lily pun menggelengkan kepalanya yang intinya tidak ada satupun yang mendengarkan dirinya. Ria dan kedua orang tuanya terus saja bersikeras untuk membantu Lili dirinya tidak mau melihatnya menangis apalagi bersedih karena terus memikirkan kondisi dari ayahnya tersebut. Malaysia pun tersenyum dirinya begitu bangga dengan keluarga Ria pasalnya mereka sampai segitunya membantu Lili gimana sebelumnya mereka nggak pernah kenal dan tahu siapa Lily sebenarnya tapi mereka terus-terusan rela berkorban demi Lily demi senyuman dari Lily. Melisa pun memegang pundak Lily dirinya bilang jika Lily merasa beruntung karena kenal dengan mereka bertiga di mana mereka mau berkorban demi orang orang yang pernah mereka kenal sebelumnya dan belum mereka tahu dia yang sebenarnya. Lily pun melihat kondisi ayahnya yang masih terbaring dengan lemas di samping ayahnya tersebut dia selalu berharap agar Rio bisa sadarkan diri dirinya tak tega melihat ayahnya yang terus terbaring seperti itu. di posisi lain Lily ingin membantu keluarga Ria untuk mengumpulkan uang dengan cepat agar ayahnya bisa cepat dioperasi namun dirinya bingung mana bisa dia bekerja sementara orang lain belum bisa melihatnya karena bingung ada salah satu pikiran yang menghampiri diri Lily, yaitu itu dengan mencuri namun lirik takut dengan hal itu pasalnya dia tahu jika Mencuri itu dosa dan enggak baik kata ibunya dulu. namun di sisi lain hanya itulah jalan untuk membantu ayahnya tersebut dirinya nya begitu berharap agar ayahnya cepat di operasi dan ayah bisa sadarkan diri. hari yang semakin malam jam Lily tak melihat seorangpun Dia menuju ruangan Rio begitu khawatir dengan mereka bertiga namun lirik masih menunggu mereka dengan melihat terus pintu ruangan Rio berharap mereka bertiga bisa masuk namun beberapa menit Ia terus menunggu tidak ada seorangpun yang masuk dia pun mulai cemas dan memikirkan keadaan mereka bertiga yang akhirnya Lily pun mencari keberadaan mereka Lily berharap mereka tidak apa-apa tak berselang lama dokter dan suster pun datang mereka memindahkan Rio ke ruang operasi karena pria dan kedua orang tuanya sudah berhasil mengumpulkan uang untuk biaya Rio operasi Ria pun merasa senang dan lega karena telah berhasil mengumpulkan uang untuk biaya operasi dari ayah Lily kini ia berharap Rio bisa sadarkan diri dan dirinya ingin sekali melihat Lili bisa tersenyum bahagia tanpa ada rasa sedih yang melanda hatinya tersebut. Lily pun memeluk Ria yang baru datang tersebut dirinya begitu Terima kasih dengan dia dan kedua orang tuanya karena telah mau membantunya nya untuk mengobati ayahnya tersebut lirik berharap Ayo bisa baik-baik saja dan bisa diselamatkan kan. beberapa jam mereka menunggu dan tak berselang lama dokter dan suster pun keluar dari ruangan operasi tersebut Hendri dan yang lainnya pun menghampiri mereka dan bertanya Bagaimana keadaan dari Rio. dokter dan suster pun menjawab jika Rio akan baik-baik saja dia sudah berhasil menjalani operasinya Mereka pun kedalam ruangan Rio setelah dokter dan suster tersebut pergi meninggalkan mereka. sampai di dalam jam lirik memeluk tubuh ayahnya tersebut ia menangis karena senang mendengarkan keadaan ayahnya baik-baik saja hingga tak berselang lama jari-jemari Rio pun bergerak mereka saling bertatap Dan Tersenyum. perlahan Rio mulai membuka kedua matanya dirinya melihat kanan dan kirinya yang dipenuhi dengan orang. Rio pun bertanya kepada mereka, Mengapa mereka ada disini apa urusan mereka, Apakah ah Mereka ingin kembali memenjarakan dirinya. mendengar pertanyaan Rio yang tak masuk akal membuat Hendri semakin terpancing emosi cirinya mengepalkan jarinya dan hendak menonjok wajah dari Rio, melihat hal itu Cindy pun dengan cepat menahan tangan Hendri dan mencoba menenangkan emosi Hendri Cindy mengajak Henry keluar ruangan meninggalkan Rio. Hendri pun menuruti permintaan dari istrinya tersebut dia mengikuti tubuh istrinya keluar ruangan meninggalkan Rio. Cindy meminta Hendri untuk sabar karena Sekarang bukan waktunya untuk dirinya menghajar Rio tersebut karena keadaan Rio masih belum stabil takutnya nya kalau Hendri memukul Rio dihadapan Lily akan menangis dan semakin kepikiran oleh karena itu Cindy mencoba untuk mengatur emosi suaminya tersebut agar tidak Kebablasan dan membuat dirinya menyesal nantinya. Hendri pun mulai mengatur nafasnya secara perlahan dirinya mulai menahan emosi yang kini telah meluap di dalam dirinya akan sosok dari Rio karena Rio Tak memiliki sopan santun maupun rasa terima kasih kepada orang yang telah menolongnya tersebut padahal mereka menolong dengan rasa ikhlas dan senang tapi yang ditolong malah mengecewakan mereka Walau begitu Mereka mencoba untuk tetap sabar karena orang yang mereka tolong tersebut adalah ayah dari orang yang mereka anggap sebagian dari keluarga mereka sendiri Mereka pun kembali ke ruangan Rio untuk menjenguk Riau kembali. terlihat tatapan Rio sinis kepada mereka tersebut dirinya tak menyangka jika Rio melakukan hal serendah itu mereka tak memperdulikan Rio terlebih dengan sifatnya yang mengecewakan, yang mereka pedulikan saat ini adalah Lily karena senyuman dari Lili tersebut lah yang membuat mereka begitu bersemangat. melihat ayahnya yang tidak memperlakukan baik orang yang dianggap sebagai kedua orang tuanya sendiri pun juga merasa kecewa pasalnya mereka bertiga telah berjuang demi biaya dari ayahnya tersebut apalagi biaya tersebut tidaklah murah. lirik Begitu merasa kasihan kepada mereka bertiga mereka setelah kecapean dan kelelahan demi mengumpulkan uang tapi malah dibales yang tidak baik oleh Rio.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN