Sudah dua hari, Alva belum kunjung membuka kedua matanya. Dan dari semua hal yang paling menjengkelkan adalah kehadiran Atalia yang bak seorang nenek penuh cinta dan perhatian. Wanita itu bolak balik mendatangi rumah sakit untuk memberikan perhatian pada Eva, dengan membawakan berbagai jenis makanan. Meski Eva tak menggubrisnya, Atalia menebalkan wajahnya karena ia memiliki tujuan terselubung, di balik sikap ramahnya yang tiba-tiba. "Makanlah nak, mama sengaja membuatkan mu nasi yang lembut. Sejak kemarin kamu belum makan apapun, itu tak baik untuk kesehatan tubuh. Menjaga orang sakit membutuhkan tenaga ekstra, jadi...ayo makanlah barang sedikit untuk mengisi lambungmu." Pinta Atalia penuh perhatian. "Alva bukan orang lain, Alva anak saya nyonya. Dan saya tidak merasa lelah untuk menjag

