Bab 47

1307 Kata

Seorang wanita terlihat duduk dengan lesu di depan sebuah ranjang pesakitan. Air matanya sudah tak lagi mengalir. mengering sama seperti hatinya saat ini. "Makanlah barang sedikit nak," pinta seorang wanita paruh baya berusaha untuk membujuk wanita muda, yang sejak dua hari yang lalu tak pernah beranjak barang sebentar dari samping putranya. Selain untuk ke kamar mandi. "Aku masih kenyang ma," tolak wanita muda itu tanpa menoleh sama sekali. Penolakan yang entah untuk kesekian kalinya ia dapatkan. Dengan de sa han berat, wanita paruh baya itu kembali meletakkan piring yang berisi makanan di atas meja nakas. Tatapan matanya terfokus pada satu objek yang sejak tiga hari lalu tak lagi dapat ia ajak bercengkrama. Hanya ada denyit suara monitor yang terus menggema di dalam ruangan tersebut.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN