Bab 57

1519 Kata

Maria tercengang, kala mendapati pemandangan yang tak seindah harapannya. Bayangan villa mewah dengan fasilitas wah, pupus tersapu ombak yang terlihat saling menggulung di hadapannya. "Yang benar saja!" gerutu Maria dongkol. Ia pikir Johan akan menempatkan dirinya di sebuah villa mewah dengan segala yang ia butuhkan. Nyatanya hanya sebuah pondok kecil yang terbuat dari kayu serabut. Di mata Maria, sudah terlihat rapuh dan tampak mencekam. "Hubungi Johan katakan aku tak menyukai tempat ini. Atau aku akan pergi mencari perlindunganku sendiri," ancam Maria pada Rahman yang sama sekali tak terlihat gentar oleh ancaman tersebut. "Anda bisa apa setelah tau jarak yang kita tempuh kemari tidaklah dekat, nyonya." Jawab Rahman enteng. Pria itu meminta Aidan untuk masuk terlebih dahulu ke dalam ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN