_________*********________ Suara tangis bercampur serak cukup terdengar di dalam ruang tamu, mungkin itu adalah tempat lain yang sepertinya Piero tak mengetahui nya. Disana terdapat Cloris yang duduk berhadapan dengan Tn. Eytro. "Jadi maksud mu kau membohongi ku?" emosi Tn. Eytro di hadapan Cloris. Cloris mencoba sebisa mungkin agar tak ketakutan, tapi semua itu tak dapat ia sembunyikan. Anehnya mengapa ia menangis jika harus berpisah dengan Piero, bukankah itu hal yang selalu ia inginkan? "Iyah, saya berbohong atas tindakan saya. Dan maaf jika semua itu membuat anda tersakiti." ucapnya terlihat begitu sopan karena berbicara dengan orang yang lebih tua. Terlihat emosi Tn. Eytro semakin memuncak, ia merasa di bohongi, dan parahnya ia pernah membuat penyakitnya kambuh, "dasar wanita tid

