"Lindsey, dengarkan aku! Jauhilah Damian! Dia bukan pria yang baik." Ucap Cloris dari arah telepon memberi tahu Lindsey. "Tutup mulutmu! Bilang saja kau iri dengan hubungan ini Clo!" Bantah Lindsey membalas dari arah telepon. "Baby..." Ucap Damian memeluk Lindsey dari belakang tiba-tiba. Tet... Lindsey mematikan ponselnya begitu saja tanpa mendengarkan semua nasihat Cloris. "Apa yang dikatakan Cloris? Katakan saja padaku." Ucap Damian memeluk dan mencium pucuk rambut Cloris. "Dia benar-benar gila, dia menyuruhku meninggalkan mu, dia memang tidak bisa melihat seorang temannya bahagia." Ucap Lindsey mendongak ke atas dan melihat wajah Damian. "Jangan hiraukan dia! Kau percaya padaku kan Lindsey? Bahwa aku tidak akan menyakitimu." Damian mengendong tubuu Lindsey dan di letakan di atas

