Aku hanya perlu terbiasa Ya, terbiasa Karena nyatanya semua hal datang dan pergi Aku, kita hanya perlu terbiasa akan hal itu. With broken hearted, Mai . . . Aliya sempat pingsan setelah tak henti menangis dan tidak makan sama sekali. Pagi ini bahkan ia belum tersadar sampai Mai datang membawakan sarapan untuk Aliya. "Mai i'm sorry. She said not to tell you this." ujar dr. Rifqi penuh penyesalan karena memenuhi permintaan Aliya untuk tidak memberitahu Mai kalau Aliya pingsan. Mai hanya menghela napasnya berat. "Dia emang begitu." Mai mengelus kepala Aliya, raut wajah yang bahkan saat tertidur saja nampak sedih. "How's Anneke? Is she awake?" "Not yet." Mai memejamkan matanya, ia berusaha menahan air matanya yang akan jatuh sebentar lagi. "W
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


