"Jadi gimana pekerjaan kamu di sana Mas, lancar?" tanya Amelia. Keduanya sudah berada di kamar untuk beristirahat setelah lebih dulu memastikan anak-anak mereka terlelap. "Ah iy-iya, lancar." "Oh gitu." Amelia segera berbaring di samping Ganindra. Ganindra kemudian menarik Amelia agar kepalanya bersandar di dadanya, "Iya. Kamu jangan khawatir semuanya baik-baik aja." Sebuah elusan lembut di kepala tidak lupa diberikan oleh Ganindra. "Kamu tahu kan Mas, aku selalu ada kapan pun kamu butuhin. Kita harus siap berbagi bahagia ataupun masalah." Sebuah ucapan yang membuat rasa tak nyaman di hati Ganindra. Benar ucapan Amelia, dia tidak boleh menyembunyikan apapun itu dari istrinya. Jika ada kabar dari dokter Albert, dia berjanji akan memberitahukan Amelia mengenai kondisi kesehatannya. Me

