FAILED

1611 Kata

Mr.Ronald. Dialah yang menunggu kedatangan mereka berenam. Hal itu ia lakukan untuk memastikan tidak ada satupun mahasiswanya yang hilang dalam pengawasannya lagi. Walaupun itu hanya ke toilet. Mr.Ronald menceklis nama-nama mereka di absen yang sedang dipegangnya. ‘’Baiklah, semua sudah naik. Silakan masuk anak-anak.’’ ‘’Tapi Mr.Ronald …’’ Salah satu teman Ambar yang bernama Dalton baru saja hendak protes, namun dengan cepat Mr.Ronald menghentikan kalimatnya. ‘’Sudah, tidak apa-apa. Dia sudah menghubungiku.’’ Di ujung lorong terdapat enam orang pria mengenakan jas hitam yang sedang berdiri seraya memperhatikan mereka. Mahasiswa kloter terakhir dapat melihat orang-orang yang berdiri di ujung lorong, namun mereka tidak dapat melihat dengan jelas lantaran posisi mereka membelakangi ca

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN