Empat belas tahun lalu. Bukit hijau berumput menjadi pemandangan utama di sebuah Golf Club yang terletak tidak jauh dari pusat kota. Mentari pagi yang menyirami tempat itu dengan cahayanya, menjadikan padang hijau bergelombang tersebut tampak asri dan juga indah. Para pengunjung mulai berdatangan seiring naiknya sang bola kuning ke langit biru yang menghiasi angkasa. Pagi itu ada seorang anak kecil dengan manik polos penuh kebosanan sedang berpura-pura menikmati permainan. Tangan mungilnya terlipat ke depan. Bibir tebalnya sedikit maju dengan alis gelap tampak begitu menyatu. Ia sedang memperhatikan seorang pria yang sedang mengayunkan stick golf-nya ke udara. Sebuah pukulan dari benda besi itu mengenai bola putih yang berada di atas rerumputan. Pria itu menyadari gerakan kaku dari s

