Aku menahan tawa kala melihat Miranda kembali melakukan trik yang sama seperti sebelumnya tapi kali ini triknya gagal total karena Kenan menghindar secepat kilat. Alhasil, dia pun terjatuh ke lantai. "Maaf, pak. Saya tadi tidak sengaja tersandung." Ringis Miranda seraya berdiri dan membungkuk berkali-kali tapi dengan niat menunjukkan belahan dadanya. Sementara itu, Kenan menatap Miranda dingin. Tak terlihat tergoda sedikit pun. "Kalau sampai terjatuh lagi di hadapan saya, maka saya akan memecatmu saat itu juga karena saya tidak butuh sekretaris yang ceroboh," katanya langsung. Miranda tersenyum kecut sedangkan wajahnya tegang bukan main. "Maaf, pak. Saya tidak akan mengulanginya lagi." Aku tersenyum puas melihat bibit pelakor itu mati kutu. "Letakkan laporan yang saya minta tadi di a

