hari ini sarapan pagi kami , hmm walau rame tampak sepi
you know lah,
aku melihatnya tak bersemangat, dan kk tia juga,
ku beranikan diri berucap pada ayah
" yah, sepertinya kami berdua akan kembali duluan, ada tugas kuliah yang harus aku antar, dan dherla akan mengantarkan ku" kata ku pada ayah, dan kulihat mereka memandang ku dengan wajah berbeda - beda yang ntah lah aku sendiri tak tau dengan pandangan mereka pada ku
" oh baik lah, jadi setelah mengantar kan nya apa kamu akan kembali kesini lagi nak? " tanya ayah pada ku
" sepertinya tidak yah, ayah tenang aja ada dherla yang bakal menjaga ku, ya kan sayang" kata ku dan dia mengengam tangan ku sambil tersenyum,
" aku akan menjaga nya yah, ayah tak perlu khawatir, dan setelah skripsi kami berdua selesai, aku akan membawa zha ke china, bertemu dengan grandma dan grandpa " ucap nya, dan aku terkejut, setelah tadi aku membuat nya terkejut dengan ucapa ku,
ya dia terkejut dengan kata kata ku yang mau kembali, padahal dia tak meminta, inisiatif aja hehehe
" benarkah, oh bagus lah, tapi apa kah grandma mu akan setuju dengan zha? " tanya ayah pada nya,
dan dia mengengam erat tangan ku,
" apa pun yang terjadi, aku tak akan melepaskan nya, aku akan terus bersama nya" kata nya sambil tersenyum,
" makasi sayang, " kata ku pada nya
" tak perlu bilang makasi, itu semua karna cinta ku tulus pada mu" kata nya sambil mencium dahi ku di depan semua nya,
dan riuh tentu nya
cocwiiiit ulu ulu cuwitttt
kata merka,
hmm
" kau membuat ku malu syang" kat ku pada nya
" maaf kan aku, aku tak ingin kau malu, aku hanya ingin menunjukkan pada dunia, bila aku bersungguh sungguh pada mu, dan hanya kau, tak akan ada yang lain" ucap nya dengan tegas, dan yah semua kembali berseru
aku memeluk nya
" i love you" kata ku dalam pelukan nya
" love you to hany" balas nya
" udah ah malu tau, tengok tu pada nertawai kita" kata ku dengan manja pada nya
" iya sayang" kata nya, dan aku melepaskan pelukan ku
kami pun sarapan dan langsung berkemas