49. Satu Meja

1180 Kata

Selepas kepergian Laura, Kinara masih berada di kafe sambil memikirkan banyak hal, terutama tentang Indira. Kinara masih terkejut dengan kenyataan yang baru saja ia dengar dari Laura. Jika benar dulu Indira memang berkhianat pada Arjuna, makan Indira sudah membuat banyak kebohongan yang merugikan banyak pihak, salah satunya Laura yang dijadikan kambing hitam di sini. Kinara tidak menyangka Indira yang terlihat lembut, manis dan ramah bisa melakukan hal jahat seperti itu. "Sendirian saja, neng?" Kinara terkejut dan menoleh. Argan yang entah datangnya dari mana tiba-tiba muncul di dekat Kinara. Laki-laki itu langsung duduk di depan Kinara. "Argan!" "Hai, Kinara," sapa Argan. "Sejak kapan di kafe ini?" tanya Kinara. "Baru saja sampai, trus ngelihat kamu lagi bengong sendirian," ja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN