Bab 53

1318 Kata

“Sayang,” itu suara Adam. Ara yang sedang sibuk scrolling i********: dengan posisi rebahan di atas tempat tidur itu tentu saja bisa mendengar suara Adam dengan jelas. Hanya saja Ara tak percaya Adam memanggilnya begitu. Ara meyakinkan pada dirinya sendiri jika dia hanya salah dengar. Sebab itulah Ara tidak menoleh dan mengabaikan suara “sayang” yang entah berasal dari mana. “Yanngggg...ayanggg..” Astaga. Ara tidak mimpikan? Ara tidak salah dengar kan? Kenapa Adam tiba-tiba memanggil Ara begitu? bulu kuduk Ara berdiri, dia merinding. Seolah melihat hantu yang menyeramkan. Bukannya Ara takut, tidak..sama sekali Ara tidak takut. Dia hanya terkejut mendengar panggilan itu. “Ra, Mas panggil kok kamu diem aja si?” ucap Adam sembari naik ke atas kasur dan ikut rebahan di samping Ara.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN