Regan merasa kikuk berjalan beriringan dengan Mamanya di sepanjang koridor sekolah. Entahlah, rasanya aneh saja. Terlebih lagi melihat beberapa siswa yang bertebaran di koridor memerhatikannya dan sang Mama dengan pandangan menilai. Mungkin sedang mengukur tingkat kemiripan di antara mereka. Tentunya, Regan langsung mengabaikan pandangan mereka itu. "Mama mau ke toilet dulu, kamu duluan aja ke kelasnya," ujar Astry─sang Mama, saat mereka melintasi toilet. Regan menatap Mamanya ragu, "Mama masih inget kelas aku dimana? Atau mau aku tungguin?" Mama tersenyum, dan menggelengkan kepalanya lembut. "Mama masih inget kok, duluan aja." Setelah menggumamkan kata oke, Regan pun kembali melanjutkan perjalanannya menuju kelas, melewati koridor-koridor di sekolahnya yang hari itu berubah menjadi le

