[Penutup] Chapter 62 - Gelora Nafsuu dan Asmara

2482 Kata

Tidak ada ungkapan yang bisa melukiskan betapa bahagianya James saat dirinya dipertemukan kembali dengan Anastasia. Didapatinya Anastasia masih terbaring lemah di atas ranjang. Kening, rambut serta pakaian bersalinnya agak sedikit lepek karena peluh. Senyumnya merekah saat dia melihat kedatangan suaminya. “Kamu telat, sayang,” ucapnya sambil bercanda. James mendekati ranjang Anastasia lalu membungkukkan tubuhnya untuk mencium dahi Anastasia. “Aku tahu,” katanya sembari memegangi tangan kiri Anastasia. Dia mengecup punggung tangannya sekilas dan menatapnya khawatir. “Aku sempat miskomunikasi dengan dokter. Dia bilang kamu dan anak kita sudah meninggal, tapi ternyata yang dia maksud itu Anastasia yang lain, bukan dirimu,” ungkapnya. “Karma,” canda Anastasia. Dia tersenyum geli. “Sekarang

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN