Jejak ketiga puluh empat

3320 Kata

Pemandangan yang sama masih menyambutnya ketika Zin melangkahkan kaki keluar dari gudang itu. Darah yang semula mengalir lambat menuju pintu kini terhalang tepat ketika lelaki ini menutup pintu gudang kembali. Anehnya, tidak ada yang sadar tentang apa yang terjadi di dalam sana. Padahal Cheng Fu berteriak sangat keras hingga telinga Zin saja terasa sakit. Tapi orang-orang di luar gudang tetap bersikap biasa saja seolah tidak terjadi apa-apa. Hal itu cukup membuat Zin bingung. Tapi pada akhirnya lelaki ini hanya bisa menebak bahwa mungkin saja gudang itu dipasangi peredam suara. Cukup masuk akal mengingat barang apa saja yang tersimpan di sana. Zin baru saja akan melangkah keluar meninggalkan kebusukan tempat ini sesuai dengan keinginannya. Tapi belum sempat dia mencapai pintu, seorang gad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN