Setelah melakukan banyak berdebatan dengan Olivia akhirnya tadi malam Alsen tidur di sofa. Wanita itu melarang keras Alsen tidur satu kasur bersama Kania, apalagi sampai memberikan perhatian dan bermain hati. Olivia mengingatkan Alsen berkali-kali jika di hati pria itu hanya ada dirinya, tidak ada wanita lain yang berhak menggantikan posisinya. Sebenarnya Alsen sangat lelah, ingin mengistirahatkan diri di kasur empuk dan super nyaman miliknya. Tapi apalah daya, dia tidak ingin berantem dengan Olivia gara-gara hal sepele begini. Rajukan Olivia sangat Alsen hindari apalagi sampai mendiamkannya, Alsen benci tidak diacuhkan. Kicauan burung dan sinar matahari yang menerobos masuk melalui celah gorden membangunkan Kania. Dia langsung tersadar, kemudian mendudukkan diri. Setelah terdiam beberap

