19. Bukan Maksudku

1320 Kata

Danu, pria itu berdiri di belakang Maya, tangannya bersilang di d**a. Wajahnya yang tegang kini dipenuhi kemarahan. Matanya menyala, dan ia menatap dengan tatapan yang sangat asing. "Kalian dari mana? Aku mencarimu, May," katanya, suaranya dingin dan tajam. Tatapannya kini beralih pada Kenzo yang terkulai di bahu Maya, lalu kembali lagi pada Maya. "Kenapa kamu bersamanya? Kalian pergi berdua, tanpa sepengetahuanku," Maya menelan ludah, bingung harus menjelaskan dari mana. Maya tahu Danu pasti mengerti. Ia akan menjelaskan semuanya. “Kenzo, dia memaksaku pergi. Aku ingin memanggilmu, tapi dia menarik masuk ke dalam mobilnya, Sayang,” Danu mengernyitkan dahinya, merasa ini sebuah alibi setelah ketahuan olehnya. Tapi, ia percaya yang dikatakan tunangannya, meski ragu menerjang pikir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN