*** Andrew benar-benar merasa khawatir dengan Hyena. Ia melihat siku dan lutut Hyena penuh dengan luka lecet. Andrew tau luka itu bukan disebabkan karena jatuh. Rasanya ia ingin segera menarik tangan Hyena dan langsung membawanya ke UKS. Namun, Andrew harus bersabar untuk menunggu bel istirahat berbunyi. Andrew menatap tajam Linda yang duduk beberapa baris didepannya. Rasa amarah begitu membara dihatinya. Andrew sebenarnya tidak memahami mengapa rasa amarah ini bisa ada dan terasa kuat. Namun, satu hal yang pasti ia benar-benar tidak terima jika Hyena diperlakukan dengan kasar oleh Linda. Andrew memejamkan matanya dan berusaha meredam rasa amarahnya. Ia tidak boleh meledak sekarang, apalagi ketika jam pelajaran masih berlangsung. Keiva yang posisi duduknya berada disebelah Linda, meras

