27. Promise

1991 Kata

*** Beberapa pertanyaan berkecamuk dalam pikiran Hyena dan perasaan khawatir pun mulai menyelinap memasuki hatinya. Seketika Hyena khawatir bahwa Rey akan berubah dan berpaling dari dirinya. Ia tidak akan pernah siap jika harus kehilangan Rey. "Kak? Kok ngelamun sih? Kakak gak jadi nyamperin Bang Rey?" tanya Reginald heran. "Oh iya. Yaudah, kakak ke kamar Rey dulu ya. Kamu rajin belajar Ginald, biar makin pintar," ujar Hyena sambil membelai kepala Reginald. "Iya. Yaudah sana pergi, Kak. Aku mau lanjutin belajar," ucap Reginald sambil mendorong pelan tubuh Hyena menjauh darinya. Hyena hanya tersenyum melihat tingkah adik pacarnya itu. Ia menuruti Reginald dan segera mulai beranjak pergi menuju kamar Rey.  Hyena mengetuk pelan pintu kamar Rey dan memanggil namanya dengan pelan. Namun su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN