Rindu

1427 Kata

Niel terus memukul setirnya dengan kasar saat mengingat kembali ekspresi dan perkataan Bella padanya seolah hal yang ia ucapkan itu bukanlah hal yang luar biasa. " Apa saya terlalu cepat dekatin dia?" tanya Niel pada dirinya sendiri. " Saya belum begitu kenal sama dia tapi kenapa saya bisa berani mencium dia?!" " Niel... Niel.." ucap Niel sambil menggeleng- gelengkan kepalanya seolah tidak percaya dengan kejadian hari ini. Lamunan Niel akan kejadian manis yang beberapa saat lalu ia lewati harus terhenti ketika ponsel miliknya berdering dan menampilkan nama adiknya. " Halo..." " Hai Bro... Dimana?" " Dijalan." jawab Niel malas. " Berarti beneran tadi yang gue liat itu mobil loe. Gue klaksonin nggak denger" " Oh., memangnya kamu dimana?" " Abis dari rumah teman. Tapi mau nyamperin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN