Bella membuka matanya dan mendapati lengan Niel yang melingkar di pinggangnya. Ia tersenyum merona mengingat apa yang terjadi semalam. Mereka bahkan belum mengenakan pakaian sama sekali saat ini. Niel yang entah sadar atau tidak kini semakin mengeratkan pelukannya dan membuat tubuh mereka makin berdempetan. Kini tangan Niel masuk kedalam selimut berwarna putih tersebut dan mengusap lembut perut Bella yang kini menjadi bagian favoritnya. " Ngh..." Desah Niel. Bella lalu berbalik dan menatap wajah Niel yang masih memejamkan matanya namun kini mengusap punggungnya dengan penuh kelembutan. Ia kemudian mengangkat sedikit wajahnya lalu menciumi ujung dagu dan juga pipi tegas Niel. " Selamat pagi" Niel langsung membuka matanya dan tersenyum. " Selamat pagi, sayang." jawabnya lalu meraih b

