" Halo... Ini aku udah di perjalanan menuju rumah kamu" " Iya, berkasnya ada di ruang kerja aku." " Oke. Ada lagi?" " Itu saja" ( " Nggak mau nanya soal ujian aku apa? Kabar aku? Nggak peka banget") batin Bella. " Ya udah. Aku hubungin lagi nanti." " Oke" jawab Bella kesal. " Bye, Bell" ucap Niel sebelum menutup panggilannya. " Iiihh... Apa-apaan sih dia!. Sok sibuk banget. Awas aja kamu Niel, giliran kesepian aja deketin aku, giliran lagi sibuk, nyuekin aku. iiihhh" misuh Bella yang membuat supir taxi online pesanannya menatap spion dengan wajah heran. Tak berselang lama, Bella akhirnya sampai di rumah milik Niel. Rumah besar berpagar tembok tinggi putih dengan beberapa tanaman merambat yang menghiasinya. " Selamat malam, mbak" " Malam, pak. Saya disuruh bapak" ujar Bella denga

