24

1000 Kata

Flashback Off Setelah suamiku pamit untuk kembali turun ke bawah. Aku bersiap untuk tidur, namun belum lama aku membaringkan tubuhku pintu kamarku di ketuk dari luar dan setelahnya Afifa kembaranku muncul dengan raut wajah sendunya. “Afil, aku malam ini tidur sama kamu ya disini? Tadi aku diminta sama ayah untuk naik dan istirahat, suamimu minta aku tidur sama kamu.” Ucapnya seraya meminta izin dan menjelaskan kenapa dia berada di kamarku. “Iya Fa, sini tidur disebelahku.” Balasku mengizinkan. Setelah Afifa duduk di sebelahku, tiba-tiba aku dipeluk olehnya. “Fil, kita gagal ya jadi dokter? Kita tidak bisa menyembuhkan nenek.” Ucapnya sambil terisak. “Ifa, sayang. Kita tidak gagal, kita sudah berusaha semampu kita namun allah berkehendak lain.” Aku coba menenangkannya. “Coba ingat su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN