61

1089 Kata

“kamu tuh fa, bawel banget. Sebentar aku ambil dulu.” Afila yang sudah kesal akhirnya mengikuti kemauan adiknya untuk membuka kado yang dia dapat dari Aiman yang sudah dia masukan kedalam nakas sebelah ranjang. “sebentar aku buka dulu.” Lanjut Afila. Setelah Afila buka amplop yang Aiman berikan sebagai hadiah, Afila benar-benar merasa senang. Di tinggalnya amplop dan isinya diatas ranjang dan Afila berlari keluar kamar. “Dear jangan lari nanti jatuh kalian bertiga.” Tegur Aiman pada Afila. Afila menarik nafas sejenak ketika sudah berdiri di hadapan Aiman. “ ‘A, seriously kita akan pulang ke Indonesia? Pengajuan ‘aa ke kampus untuk magang di maskapai ‘aa sekarang disetujui?” Tanya Afila beruntun. “pertama, aku ingetin jangan lagi lari-larian  sekarang kamu sudah tidak sendiri tapi ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN