Otakku yang malang bekerja keras mencerna informasi tersebut. Hasilnya? Migrain. Sementara Alex tidak berniat menjelaskan lebih jauh. Instingku membisikkan ada sesuatu yang lebih dalam dari sekedar usia. Oh, bukan tentang seberapa dalam dia memasuki ... Argh! Berhenti berpikir yang lain, otak! "Tolong dijelaskan dengan bahasa yang mudah dimengerti," pintaku dengan jantung berdebar. b******k ... sejak bertemu dia jantungku terlalu sering berdebar tidak jelas ... "Aku juga kurang memahami, tapi waktuku berhenti di saat kamu lahir. Jadi, usia kita terpaut lebih jauh dari yang kamu kira." Aku mengernyit. Perkataan Alex seperti soal cerita matematika. Pengguna otak kanan seperti aku mudah kram otak jika dihadapkan dengan logika otak kiri. Kenapa tidak disederhanakan lagi sih? Hening sejenak

